Sunday, February 16, 2014

Tentukan Harga Pokok Penjualan Dengan 6 Langkah Sederhana Ini

Harga Pokok Penjualan kerap menjadi kata yang “mengerikan” bagi banyak pelaku usaha pemula. Berawal dari ketidak pahaman, akhirnya mereka mengabaikan perhitungan Harga Pokok Penjualan. Padahal dari sinilah Anda nantinya menentukan harga. Karena harga terbentuk dari Harga Pokok Penjualan ditambah laba.

Harga Pokok penjualan alias HPP ini sebenarnya sangat sederhana. Pada dasarnya HPP hanyalah hasil perhitungan seluruh biaya yang harus Anda keluarkan mulai dari tahap bahan baku, proses produksi, pergudangan hingga penjualan. Jadi yang harus Anda lakukan hanya menjabarkan setiap lini biaya dalam seluruh proses dari produk mentah hingga di tangan konsumen.

Berikut ini 6 langkah sederhana untuk menjabarkan lini biaya tersebut hingga membentuk Harga Pokok Penjualan.



Identifikasi biaya persediaan bahan baku

Setiap produk jadi pasti berawal dari bahan baku mentah. Data setiap bahan mentah, setiap biaya yang Anda keluarkan untuk menyediakan per item bahan mentah hingga tersedia dalam gudang, mulai dari biaya pemesanan, biaya pengiriman dan biaya penyimpanan
Biaya pemesanan + Biaya Pengiriman + Biaya penyimpanan = biaya persediaan bahan baku 
Tentukan biaya persediaan bahan baku

Setelah Anda identifikasi biaya bahan baku, akumulasi seluruh biaya, dan jadikan persediaan awal. Setiap hasil perhitungan persediaan yang masuk berikutnya bersifat menambahkan biaya persediaan bahan baku dan setiap bahan baku yang keluar bersifat mengurangi. Persediaan bahan baku yang keluar nantinya menjadi perhitungan dalam Harga Pokok Produksi.
Pers bhn baku awal + Pers bhn baku masuk – Pers bhn baku keluar = pers bhn baku akhir
Identifikasi setiap item biaya dalam produksi

Setiap produk jadi melalui proses produksi yan terdiri dari beberapa tahapan. Setiap tahapan pasti memiliki detil biaya masing-masing. Tentukan tahapan dan alur produksi setiap produk dan hitung biaya setiap tahapan. Jangan lewatkan setiap detil, mulai dari biaya tenaga kerja, bahan bakar, listrik, hingga biaya barang reject dan biaya mesin pelumas.

Hitung Harga Pokok Produksi

Akumulasi biaya persediaan bahan baku dan biaya produksi, artinya Anda sedang mengakumulasi seluruh biaya datu kali periode produksi hingga produk jadi masuk gudang. Hitung pula jumlah produk dalam satu kali putaran produksi dan jadikan pembagi untuk menentukan Harga Pokok Produksi per item.
pers bahan baku keluar + biaya produksi = Harga Pokok Produksi
Hitung persediaan Gudang Barang Jadi

Harga Pokok Produksi tadi ditambahkan dengan biaya penyimpanan menjadi biaya persediaan awal di gudang barang jadi. Setiap data akumulasi Harga Pokok Produksi barang jadi berikutnya bersifat menambahkan dan setiap produk yang keluar gudang nantinya akan diakumulasi biayanya sebagai pengurang.

Harga Pokok Produksi + Biaya Penyimpanan = Harga persediaan
Persediaan awal + Persediaan masuk – Persedian keluar = Persediaan akhir
Penentuan Harga Pokok Penjualan

Temukan biaya persediaan keluar gudang dan jumlahkan dengan seluruh biaya yang harus anda keluarkan untuk proses penjualan, seperti proses pengiriman dan pembayaran karyawan penjualan. Akumulasi ini adalah Harga Pokok Penjualan
Biaya Persediaan  Keluar + Biaya Penjualan = Harga Pokok Penjualan
Itu tadi 6 langkah sederhana dalam menghitung Harga Pokok Penjualan. Semoga penjelasan di atas membuat Anda lebih mudah memahami konsep dari Harga Pokok Penjualan dan bisa menghitungnya dengan sederhana dan simpel. Untuk memperjelas informasi ini pada kesempatan lain saya akan membagikan cara cepat menghitung persediaan dalam gudang.

Tentukan Harga Pokok Penjualan Dengan 6 Langkah Sederhana Ini Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sulham Syahid

3 komentar: